Dalam perjalanan hidup setiap manusia banyak sekali pembelajaran yang bisa membuat kita menjadi manusia yang lebih baik atau sebaliknya. Allah sudah memberikan pilihan kepada setiap manusia, pilihan baik atau pilihan buruk. Dan Allah juga menciptakan sepotong hati yang sangat berperan dalam menentukan pilihan tersebut.
Sambil termenung dan berpikir, sudah berapa banyakkah pembelajaran yang aku punya, karena masih saja belum bisa mengelola emosi, sabar dan ikhlas dengan baik dan benar. Masih egois yang memegang ranking tertinggi dalam hati ini.
Ya Allah.... kusadari betulll itu, tapii... selalu tapii yang kubuat untuk membela diri,
selalu tapii yang kubuat tameng pembenaaran diri
Ya Allahhh.... Ya Rabb... ijinkan aku untuk selalu berada dalam koridorMu
andai tak Kau beri ruang untuk ku.......... entah apa yang terjadi padaku
Entah sudah berapa ratus kali kumeratap dan berkeluh kesah, yang Engkau meRidhoinya karena kataMu pula manusia memang penuh keluh kesah
Entah sudah berapa ratus kali pula ku berjanji untuk menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik, dan kataMu pula pasti manusia ingkar
Sekali lagi ku berkaca dan bertanya pada diri ini, sampai dibatas mana kamu mau berubah....
sejak semakin tak berbatas (menurutku) pelajaran baru dari Mu Ya Rabbb, dengan lirihhhh selalu dan selalu kubasahi hati ini dengan bertasbihh bertahmidd bertahlill dan beristighfar, sambil berharap RedhoMu ya Rabbb.....
kucoba dan kucoba terussss...... tapiiii kenapaa selaluu dan selaluu hati inii punya celah dan ruang tuk pembenaran atas sikap negatif
Astagfirullahh, Astagfirullahh, Astagfirullahhh terus dan terus kubisikkan dengan sepenuh hati bersama usapanku, kutak peduli lagi ntah bernilai atau bernoda, yang kuharap RidhoMu Ya Rabb...........
bisik sahabatku: terus berfikir positif, terus berfikir positif, terus berfikir positf dan lakukan yang terbaik
melowww......... ingatkan aku terus ya sahabatt, agar aku lulus dalam pembelajaran ini
Aaamiiin Yaa Rabbal Alamin