Jumat, 21 November 2014

Thank You I Learn


Dalam perjalanan hidup setiap manusia banyak sekali pembelajaran yang bisa membuat kita menjadi manusia yang lebih baik atau sebaliknya. Allah sudah memberikan pilihan kepada setiap manusia, pilihan baik atau pilihan buruk. Dan Allah juga menciptakan sepotong hati yang sangat berperan dalam menentukan pilihan tersebut.

Sambil termenung dan berpikir, sudah berapa banyakkah pembelajaran yang aku punya, karena masih saja belum bisa mengelola emosi, sabar dan ikhlas dengan baik dan benar. Masih egois yang memegang ranking tertinggi dalam hati ini.

Ya Allah.... kusadari betulll itu, tapii... selalu tapii yang kubuat untuk membela diri,
selalu tapii yang kubuat tameng pembenaaran diri

Ya Allahhh.... Ya Rabb... ijinkan aku untuk selalu berada dalam koridorMu
andai tak Kau beri ruang untuk ku.......... entah apa yang terjadi padaku

Entah sudah berapa ratus kali kumeratap dan berkeluh kesah, yang Engkau meRidhoinya karena kataMu pula manusia memang penuh keluh kesah

Entah sudah berapa ratus kali pula ku berjanji untuk menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik, dan kataMu pula pasti manusia ingkar

Sekali lagi ku berkaca dan bertanya pada diri ini, sampai dibatas mana kamu mau berubah....
sejak semakin tak berbatas (menurutku) pelajaran baru dari Mu Ya Rabbb, dengan lirihhhh selalu dan selalu kubasahi hati ini dengan bertasbihh bertahmidd bertahlill dan beristighfar, sambil berharap RedhoMu ya Rabbb.....
kucoba dan kucoba terussss...... tapiiii kenapaa selaluu dan selaluu hati inii punya celah dan ruang tuk pembenaran atas sikap negatif

Astagfirullahh, Astagfirullahh, Astagfirullahhh terus dan terus kubisikkan dengan sepenuh hati bersama usapanku, kutak peduli lagi ntah bernilai atau bernoda, yang kuharap RidhoMu Ya Rabb...........

bisik sahabatku:  terus berfikir positif, terus berfikir positif, terus berfikir positf dan lakukan yang terbaik

melowww......... ingatkan aku terus ya sahabatt, agar aku lulus dalam pembelajaran ini




Aaamiiin Yaa Rabbal Alamin


Jumat, 14 November 2014

Mau manis atau sinis tetap menulis...


Ku ulang lagi judulnya......... mau manis atau sinis tetap menuliss....
Lahh wong untuk merangkai kata kata saja aku belom terbiasa, apalagi kata Mak Mira harus dengan hati.... tapii seriusss makkkk, aku bener bener pengen bisaa nihhhh....

Menulisssss........ menulisssss........ bikin blog,  apaan tuhh, memang baru kuketahui setelah bergaul dengan TDA Srikandi, dan melihat ada kesempatan ikut kelas mak mira, aku pun tertarik dan daftarrrr.... Dan ternyataaaa..... belom dapett chemistry nya nihhhh, mungkin karena belum terbiasa menuangkan nya dalam tulisan yaa....

Akhirnya dengan segala keterbatasanku kumulailah merangkai kata kata, ku tak peduli orang suka atau tidak, ku tak peduli orang bilang lebay, aku akan tetepppp menulisss

Totalitas


Setiap dapet PR dari Mak Miraa, rasanya aku selalu deg deg kan nihh, padahal ini sudah PR yang ke 9, dan raasanya aku masih belum pinter pinterr....

Tahun 2000 yang lalu, aku akhirnya bener-bener resign dari kantor..........
sebuah perusahaan swasta yang membuatku bangga bekerja disitu, dan sebuah keputusan yang berat bagiku.

Aku sadar bahwa aku adalah ibu rumah tangga yang punya sepasang anak yang perlu perhatian ibunya, jadi aku tidak perlu lagi sibuk cari asisten atau sibuk menitipkan anakku sama mama atau adikku untuk ikut menjaga dan mengasuh anak anakku, maafkan ibu nak. Enam bulan pertama membuatku rada stress menyesuaikan diri dengan ritme yang berubah, alhamdulillah akhirnya aku bisa menyesuaikan diri. Ternyata aku tidak sia sia mengorbankan keinginanku untuk bekerja dikantor dengan menjadi ibu rumah tangga yang juga merupakan sebuah pekerjaan yang sangat mulia. Punya kebahagiaan tersendiri menikmati kebersamaanku dengan anak-anakku. Kemana ku pergi pasti mereka kubawa, mulai dari ikut belanja supermarket, pasar becek, ikut rutinitasku arisan, pengajian mingguan, mengantar les, berenang, memasak.... wahh pokoknya semua kulewati bersamaa.... Dan sekarang dua anakku sudah besar, si sulung sudah masuk kuliah dan si tengah sudah diklas dua SMA, dan si bungsu............ ya sibungsu, Allah masih mempercayakan aku punya seorang anak perempuan lagi, rasanya aku merasa mengulang kembali rutinitas mengurus bayi. Aku teringat perkataan dokter kandunganku pada saat lahir anakku yang kedua, yang kebetulan jaraknya hanya beda satu tahun, dokter itu bilang; gak semua orang diberi kepercyaan untuk punya anak bu, jadi kalau ibu diberi kesempatan untuk melahirkan kembali berarti ibu diberi kepercayaan sama Allah, dan untuk anak yang ketiga dengan jarak 8 tahun dari kakaknya, lagi lagi aku bersyukur kalau Allah masih memberikan kepercayaan kepadaku. Alhamdulillah semua bisa kulalui dan ternyata dengan waktuku yang fleksibel aku malah bisa punya usaha juga, dan aku merasa itulah totalitasku sebagai ibu.

Yang sekarang menjadi PR ku adalah totalitas ku untuk usahaku yang sudah kumulai sejak tahun 2008 yang lalu, walau awalnya hanya kumulai dengan untuk mengisi waktu luangku saja, walau awalnya hanya merayap rayap dan terkadang berhenti ditempat, tapi kini aku punya cita cita untuk mewariskan usaha "sabrina cassava" ini untuk anak anak dan cucuku nanti, aku ingin memaksimalkan memberi manfaat untuk lingkunganku, untuk menambah penghasilan bagi mereka yang membutuhkan, pelan tapi pasti dengan dukungan mereka aku terus bersemangat.

Sekali lagi selalu kutanya dan kupacu pada diri ini........ ayo ana, terus semangat dan berfikir, dan tanggung jawab atas apa yang telah dimulai, dan selalu dan selalu kubisikkan padaMu Ya Rabb atas mimpi mimpi ini, Aamiin Ya Rabbalalamin


Rabu, 05 November 2014

"Dream"



mimpi adalah kunci
untuk kita menakhlukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya
(lirik lagu nidji)

Aku adalah seorang Ibu Rumah Tangga, predikat yang selalu dicemooh orang manakala dalam suatu pertemuan menanyakan status........... hehehehhee... mereka pikir aku akan menyia nyiakan waktu ku sedemikian rupa

Seetelah resign dari suatu perusahaan swasta, belum terfikir oleh aku untuk memulai usaha. Yang pertama ada dalam benakku adalah menyesuaikan frequensi diriku sendiri dengan frequensi lingkunganku. Aku punya tanggung jawab terhadap sepasang krucil yang selalu kutinggal dari mulai pagi hingga malam demi kedudukan terhormat sebagai pegawai. Kurang lebih 6 bulan baru aku bisa berdamai dengan emosi... lama juga yaaak

Kunikmati hari-hariku berteman sepasang krucil yang selalu membuatku bahagia. Kemana ku pergi mereka selalu menemani. Tapi itu juga gak lama karena mereka sudah mulai masuk usia sekolah, sehingga waktuku bersama mereka mulai terbagi. Nah dari situ mulai kucoba beberapa bisnis, mulai dari menjalankan franchise orang lain sampai akhirnya aku memproduksi sendiri.

Awal pertemuanku dengan seorang teman lah yang memicu aku berani memproduksi sendiri, ya memproduksi olahan makanan, karena kupikir semua orang suka makan, dan makanan yang aku pilih hanya makanan ringan, makanan tradisional, makanan wong ndeso.... "mengolah singkong"
.. singkong gitu lohhhhh

Aku tertarik mengolah singkong, karena kupikir hampir diseluruh pelosok negeri ini  tumbuh singkong, dan semua orang tau singkong, sampeu kata orang bandung mahh, ketela kata orang jogya, ubi kayu kata orang sumatra........... dan banyak lagi sebutannya yang berlainan dari masing masing daerahh
Ku olah makanan kampung itu dengan sedikit teknik modern sehingga bisa tampil beda. Dengan sedikit jail selalu kucoba membuat variasi lain, antara lain ada nugget singkong, pizza singkong, wingko singkong, dan yag terakhir yang ternyata banyak yang suka... "lasagna singkong".. alhamdulillah respon konsumen bagus, dan sudah masuk di cafe lohhh.......... 

Nah mimpiku kedepan untuk olahan singkongku ini, ingin punya gerai sendiri dengan merk "OLASING" yang berada dipusat keramaian kota Bekasi, ingin punya agen disetiap cafe jabodetabek, ingin punya armada delivery sendiri, ingin ingin inginnnnn banyak nihh ingin yang kumau .....

Aku yang sekarang sudah menjadi ibu rumah tangga kembali, sedang berusaha menjalanin bisnis ini dengan sangat bersemangat sekali. Banyak kendala juga yang harus satu persatu ku urai, yang kadang kadang juga membuat aku berfikir sudah sampai dimana nihhhh........... terus atau mundurr.... 
Semakin hari aku jalanin semakin saja kutemukan kemudahan untuk bisnis ini, terima kasih Ya Allah atas Kemudahan yang selalu Kuterima untuk bisnis ini, terima kasih ku yang tak terhingga untuk suami dan anak anaku yang selalu support. Dengan mantap kucoba terus maju, salah satu usahaku untuk perkembangan Olasing aku ini adalah belajar Ngeblog bareng Mak Mira.

Makkkk Miraaaa jangan DO aku yaaa.............. masih mau belajar nihhhhh..........  hikkkssss


'Self Awareness'


Fabiai yi aalaa i rabbikumaa tukadz-dzibaan...
Maka ni'mat Rabb kamu yang manakah, yang kamu dustakan.. (QS 55 Ar Rahman)

Aku adalah seorang anak tertua dari enam bersaudara, dan seorang istri dari satu suami dengan tiga anak............

Kalo mau dibilang.. surat inilah yang paling sering kubaca manakala hati ini lagi bluderk bangett bangetttss... entah kemana lagi ku harus mengadu............
Seperti yang ku alami hari ini........... manakala dilema itu mendera kembali........ aku terduduk dan bersimpuh pada Mu Ya Allah dengan tergugu dan berurai airmata dan hanya bisa menahan suara tangis.............. entah harus bagaimana lagi aku harus bersikap......

Aku ingat......

Engkau bilang berbuat baiklah sesuai kemampuanmu.........

Engkau bilang Bekerjalah dan Allah dan Rasul yang akan menilai mu................ hanya itu yang membuatku bertahan dan berfikiran positif  Ya Rabb..........

Tak ada dalam niatku untuk tidak berbakti pada orangtuaku Ya Allah.........

Tak ada dalam niatku juga untuk tidak patuh kepada suamiku Ya Allah.......

Engkau Yang Maha Tahu,

Engkau Yang Maha Mendengar,

ku mohon PetunjukMu  Ya Rabbb

Dengan tanpa bermaksud untuk pembangkangan dan tanpa bermaksud Ria atas apa yang telah kulakukan, selalu dan selalu ku tunggu PetunjukMu Ya Allah...

Tak putus hati ini beristighfar....... memohon AmpunanMu Ya Allah,
memohon RahmatMu Ya Allah dan memohon PetunjukMu agar aku dapat bersikap bijak.

Dilema seorang anak yang sudah bersuami
dan berorangtua yang sudah 4 tahun ini stroke






Minggu, 26 Oktober 2014

"Untuk Indonesiaku"


Indonesiaku ohhh Indonesiaku

Salah satu negeri indah yang Allah SWT ciptakan, dan tanah airku sejak 46 tahun yang lalu,
Masya Allah.......... begitu banyak nikmat yang Allah karuniakan untuk penduduk negeri ini. Tanah yang subur, panorama yang cantik, potensi daerah yang berlimpah ruah,keberagaman segala rupa dan Subhanallah....... begitu banyak orang yang merugi dan terperangkap memerdayakan potensi negeri ini.

Aku sebagai warga negara di negeri ini khususnya di propinsi Jawa Barat di Kota Bekasi, memang belum mampu berbuat apa-apa, baru hanya mampu berkeluh kesah manakala melihat dan membaca info dari media tentang ketidak beresan yang terjadi di negeri ini. Ulasan berita positif dan negatif yang berlomba lomba dilontarkan media, semakin menambah perbendaharaan pengetahuan kekinian akan negeri ini.

Sooo... apa yang bisa aku perbuat......... aku bukan siapa-siapa........ biarkan mereka yang berkompeten mengurus negeri ini, yang terpikirkan olehku...... apa yang bisa aku perbuat.... untuk keluarga kecilku, anak dan suamiku, untuk lingkunganku bersinergi dengan kelompok masyarakat yang  sudah ada ....... yang nantinya ketika saatnya tiba akan menjadi besar bisa memberi warna untuk Indonesia kuu

Kemarin Selasa 20 Oktober 2014, kepengurusan pejabat di Indonesia sudah resmi mengumumkan pejabat Presiden RI dan Wakil Presiden RI yang baru, dan tadi sore Minggu 26 Oktober 2014, pejabat Presiden RI yang baru dilantik itu juga mengumumkan pejabat - pejabat Menteri yang akan membantu Beliau menjalankan aamanat untuk 5 tahun kedepan.

Apapun itu peranku sendiri untuk Negaraku memang belum ada, aku masih bermain di lingkaran yang kecil, untuk itu sebersit harapan besar untuk pejabat Presiden yang Baru agar dapat berbuat Lebih Baik untuk kita semua.

Karena ku tau keberagaman masalah yang timbul juga karena keberagaman keinginan yang tidak mau bersatu. Biarlah mereka yang sudah terpilihhh berbuat sesuatu perbaikan...
Karena ku tau itupun tidak dapat memuaskan keinginan semua orangg

Ayo semua bergandengan tangan merapatkan barisan dengan satu cita cita luhur membangun Negeri RI, karena hanya akan membuang waktu percuma saja mengurai benang kusut untuk Negeri ini, asa dan harapanku yang terlontar............

Salam dari dari Dapur Olasing ..............





Jumat, 17 Oktober 2014

Dear my daughter/ son

Aku adalah seorang Ibu dengan 3 anak, seorang laki-laki dan dua orang perempuan, lengkap sudah Allah SWT memberikannya, ada yang laki-laki dan perempuan. Suamiku seorang pekerja keras yang sangat bertanggung jawab akan kebutuhan dan kenyamanan kami sekeluarga.

Buuuu................ Alhamdulillah Hanif dapet undangan dari ITB.......... teriak anak lelaki ku dari luar kamarku, dengan sukacita dipeluknya aku setelah sholat Zuhur, Selasa 27 Mei 2014 yang lalu. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah Ya Robb.. bisikku sambil mendekap anakku.   Tak terasa berlinang air mata ini melihat kebahagian atas pencapaian anakku, cita-citanya untuk masuk Universitas kebanggaan Negeri ini, seperti kakak-kakak sepupunya, tercapai sudahh.

Rasanya baru kemarin kutimang-timang, baru kemarin kubonceng motor kuantar ke TK, baru kemarin kuantar SD, baru kemarin kuantar SMA............ dan kini kan kuantar anakku kuliah.......... Duhhhhh terbayang sudah sepinya rumah ini tanpa anak lelakiku.......... yang sudah bisa   ku ajak berbicara berbagi pendapat, yang selalu rajin menolongku, dan ... masih juga yang selalu kumarahi......... karena ke tak sabaranku atas sikapnya.

Kusiapkan segala keperluan untuk anakku belajar mandiri, mulai dari baju, celana, obat-obatan, madu, meja belajar, kain sarung, sajadah, Al Qur'an  yang selalu kuminta untuk terus dibaca setiap hari walau hanya satu lembarr.... wahh rempong dahhh.....
Sampai akhirnya ku antar Hanif tiba di tempat kostnya di cisitu lama, ku titipkan pesan untuk selalu bertanggung jawab atas apa pun yang akan dilakukannya selama jauh dari kami orangtua nya.

Tinggal dua gadisku dirumah, si kakak yang sudah beranjak remaja, sicantik manis yang hobinya merajukk kalo mak nya telat jemput sekolahhh............... Ibu kok lama bangettt jemputnyaaa, aku pegel nihhh nunggu in ibuu, juga klaksonnya berisik dehhh, aku malu buuu..... sambil ku pencet hidungnyaa... ku bawa pulang lah gadisku sambil terus me main kan klakson... teetttt... teetttt... teetttt............ qiqiqiqiqiii........ aku merayu nnya dengan bikin kue bareng yoookkkk.....

Nahhh kalo dengan gadis kecil ku yang satu lagiii, kami selalu bersahabatt, tapi kadang-kadangg aku suka lupa kalo masih punya anak kecil lagi yang baru kelas dua SD yang masih perlu perhatian khusus. Yang gak nahan sama Sabrina, sekarang itu dia pinter banget ngarahan kami orangtua nya untuk terjebak dengan permintaan-permintaan yang dia buat...... ada dua permintaan nihh yang dia kepengen bangettt, terpaksa aku mengarahkan nya untuk hadiah ultahnya di bulan Desember dan sebagai hadiah kenaikan kelas di bulan Juni.... qiqiqiii dia pun sibuk menghitung hariii............ tapiiii harus dengan nilai 100 yangg banyakk yahhh.... okehhh katanyaa sambill dengan bangganya menunjukkan nilai-nilai 100 yang sudah dia dapet di sekolahnyaa

Alhamdulillah Ya Allahh... syukurku selalu padaMu atas nikmat yang Engkau berikan, ku punya anak-anak yang baik, walau kadangg dengan tingkah polah mereka yang sesekali membuatku kesal, aku merasa menjadi orangtua yang hanya mengandalkan emosii untuk mengalahkan mereka, yang diam-diam selalu ku sesali dan kuminta maaf juga sama mereka. Aku sangat-sangat sayang pada kalian nak, kalianlah motivasi dan inspirasi untuk kami sebagai orangtua, Insya Allah kami akan selalu menjadi orangtua yang bertanggung jawab dan yang terbaik untuk kalian, walaupun kadang cara kami mendidik mungkin tidak asik bagi kalian yaaa.

Yaa Allahh Yaa Rabb, ampunilah kamii Ya Allahhh belum bisa menjadi orangtua yang baik dengan segala keterbatasan kami, dan izinkan kami untuk dapat selalu mengasuh, mendidik dan membesarkan anak-anak kami, lindungilah anak-anak kami dalam perjalanan pergi dan pulang dari menuntut ilmu, mudahkanlah anak-anak kami menerima dan memahami pelajaran di sekolah, lindungilah anak-anak kami dari pengaruh buruk, marabahaya dan malapetaka,  lindungilah mereka Ya Allah.... aamiin aamiin aamiin YRA

doaku selalu untuk anak anakku